Langsung ke konten
doobieduboo
/
JelajahiKoleksiBlogTokoSetelan
Blog
Panduan edit foto

100 kode visual ChatGPT untuk edit foto: panduan dan contoh prompt

Pelajari efek flash malam, ganti pakaian, dan empat pose dalam satu foto. Ikuti langkahnya, salin prompt, lalu pilih arahan dari 100 kode visual.

doobieduboo15 Oktober 202614 menit baca
Komposisi landscape model berkaus dan headphone kuning, menoleh dengan tangan terbuka dekat kamera di depan kafe malam dengan jejak cahaya.
Hasil · night flash + motion blur

Satu foto awal bisa menjadi bahan untuk berbagai edit. Panduan ini menunjukkan tiga contoh dengan model yang sama: suasana malam dengan flash, pergantian pakaian, dan empat pose dalam satu adegan. Setelah mencoba contohnya, gunakan katalog 100 kode untuk menyusun arahanmu sendiri.

Tentang kode visual

Kode seperti /nighttime flash dan /clones adalah singkatan arahan dalam prompt, bukan perintah resmi atau mode khusus ChatGPT. Jelaskan perubahan yang diinginkan dalam kalimat lengkap; hasilnya tetap perlu diperiksa.

Isi panduan16 bagian
  1. Mulai dari foto yang jelas
  2. Contoh 1: flash malam dan jejak cahaya
  3. Contoh 2: ganti pakaian dengan /transferoutfit
  4. Contoh 3: empat pose dengan /clones
  5. Susun prompt sendiri dari kode visual
  6. 01–10 · Sudut kamera
  7. 11–20 · Jarak dan ukuran subjek
  8. 21–30 · Lensa dan fokus
  9. 31–40 · Cahaya utama
  10. 41–50 · Pola dan sumber cahaya
  11. 51–60 · Warna dan kontras
  12. 61–70 · Karakter media
  13. 71–80 · Udara dan cuaca
  14. 81–90 · Susunan ruang
  15. 91–100 · Gerak dan pendekatan foto
  16. Cek hasil sebelum menyimpan

Mulai dari foto yang jelas

Contoh berikut memakai foto model berambut panjang, berkaus kuning, dan mengenakan headphone di depan kafe. Gunakan foto awal yang sama saat mencoba setiap edit agar efek dari percobaan sebelumnya tidak ikut terbawa.

Siapkan bahan, tentukan satu perubahan utama, lalu tulis bagian yang ingin dipertahankan. Setelah hasil muncul, bandingkan dengan foto awal sebelum melanjutkan.

Foto awal model berambut hitam panjang, kaus kuning, headphone kuning, dan celana hitam di depan kafe.
Input · foto awal
  • Unggah foto dengan wajah dan pakaian yang terlihat jelas.
  • Pilih satu contoh: flash malam, ganti pakaian, atau empat pose.
  • Salin prompt contoh, lalu sesuaikan pakaian, lokasi, dan rasio dengan fotomu.
  • Periksa wajah, tangan, dan detail pakaian pada hasil edit.

Contoh 1: flash malam dan jejak cahaya

Tujuannya adalah foto spontan di depan kafe pada malam hari. Wajah dan tangan dekat kamera diterangi flash, sementara lampu di latar membentuk jejak gerak.

Gunakan /nighttime flash untuk arah cahaya, /motion blur untuk area bergerak, dan /shutter drag untuk perpaduan detail tajam dengan jejak cahaya. Tentukan area yang harus tetap terbaca agar blur tidak menutupi wajah.

Model yang sama pada malam hari, tangan dekat lensa terkena flash dan lampu latar membentuk jejak blur.
Hasil · night flash + motion blur
  • Input: unggah kembali foto awal model.
  • Pertahankan: wajah, rambut, kaus kuning, dan headphone.
  • Periksa hasil: wajah masih dikenali, tangan masuk akal, dan jejak cahaya berada di latar.
Contoh promptEN
Edit the uploaded photo.

Keep the same face, long black hair, yellow T-shirt and headphones.

Move the scene to nighttime outside the cafe.

The subject turns toward the phone while walking, raising one open hand near the lens.

Use /nighttime flash + /motion blur + /shutter drag: a bright face and foreground hand, a darker street, streaked background lamps and slight ghosting on moving edges.

Keep the face recognizable, the hand anatomically plausible and the framing spontaneous.

9:16 portrait, realistic smartphone texture, no text.

Contoh 2: ganti pakaian dengan /transferoutfit

Unggah dua gambar sekaligus: foto model sebagai gambar pertama dan referensi pakaian sebagai gambar kedua. Sebutkan fungsi masing-masing gambar agar model mengenakan pakaian referensi di lokasi awal.

Contoh ini mengganti kaus kuning dan celana kargo dengan jaket corduroy jingga, kaus ivory, serta jeans indigo. Headphone diminta dilepas agar tidak menutupi kerah. Latar foto produk tidak perlu dipindahkan.

Foto awal model berambut hitam panjang, kaus kuning, headphone kuning, dan celana hitam di depan kafe.
Input · foto awal
Flat lay jaket corduroy jingga, kaus ivory, jeans indigo, tas cokelat, dan sneakers krem.
Input · outfit pengganti
Model yang sama memakai jaket corduroy jingga, kaus ivory, jeans indigo dan tas cokelat di lokasi semula.
Hasil · /transferoutfit
  • Input 1: foto model, pose, dan lokasi yang dipertahankan.
  • Input 2: referensi jaket, kaus, jeans, tas, dan sepatu.
  • Periksa hasil: ukuran pakaian, lipatan kain, tali tas, jari, dan bayangan.
Contoh promptEN
/transferoutfit.

Use photo 1 for the person and setting, and photo 2 for the clothes.

Dress the same person in the rust corduroy jacket, ivory T-shirt, indigo wide-leg jeans, cognac crossbody bag and cream sneakers.

Preserve the face, long black hair, pose, framing, background and lighting as closely as possible.

Remove the yellow headphones so they do not overlap the new collar.

Match garment size, fabric folds, shadows and bag-strap placement to the body.

Do not copy the flat-lay background.

Contoh 3: empat pose dengan /clones

Gunakan satu foto sebagai referensi, lalu minta tepat empat versi orang yang sama dalam satu adegan kafe. Beri setiap figur pose yang berbeda: bersandar, berdiri, duduk, dan menyentuh rambut.

Tegaskan bahwa keempat figur berbagi lantai, perspektif, dan pencahayaan yang sama. Minta satu foto yang menyambung, tanpa pembagian panel.

Empat versi model yang sama dengan kaus dan headphone kuning dalam empat pose pada satu latar kafe.
Hasil · /clones · empat pose, satu frame
  • Input: foto awal sebagai referensi wajah dan pakaian.
  • Target: tepat empat figur dengan pose berbeda dalam satu lokasi.
  • Periksa hasil: konsistensi wajah, jarak antartubuh, serta kepala dan sepatu di dalam bingkai.
Contoh promptEN
/clones.

Use the uploaded model photo as the identity reference.

Create exactly four instances of the same person in one continuous cafe-sidewalk photograph.

Keep the same face, long black hair, yellow T-shirt, headphones, black cargo trousers and white sneakers.

Give each a different pose: leaning against the wall, standing with hands in pockets, sitting on the step, and touching her hair.

Separate the bodies, align the ground plane, match shadows and keep all four heads and shoes inside the frame.

No panel divisions or extra people.

Susun prompt sendiri dari kode visual

Pilih satu atau dua arahan yang mendukung tujuan edit. Gabungkan dengan subjek, tindakan, bagian yang dipertahankan, dan rasio hasil. Terlalu banyak arahan yang bertentangan membuat tujuan sulit dipahami.

Gunakan kerangka di bawah sebagai titik awal. Ganti seluruh bagian di dalam kurung siku, lalu tulis ulang arahan yang masih ambigu. Jika hasil kurang sesuai, revisi satu hal terlebih dahulu agar pengaruhnya mudah dibandingkan.

Contoh promptEN
Edit the uploaded photo.

KEEP
[Face, hairstyle, pose, clothing, or background to preserve.]

CHANGE
[One main change and the intended visual result.]

VISUAL DIRECTION
[One or two compatible codes, followed by a plain-language explanation.]

COMPOSITION
[Landscape 16:9 or portrait 9:16; keep important details inside the frame.]

CHECK
[Anatomy, lighting, garment edges, and any details that need extra care.]

01–10 · Sudut kamera

Pilih posisi kamera berdasarkan hubungan subjek dengan lingkungan. Sudut yang ekstrem juga mengubah proporsi tubuh dan benda.

/low angle
Kamera lebih rendah daripada subjek; tentukan seberapa rendah agar proporsi tetap masuk akal.
/high angle
Lihat subjek dari atas untuk memperlihatkan lantai atau hubungan benda di sekitarnya.
/worm view
Dekatkan kamera ke permukaan tanah dan arahkan ke atas untuk perspektif yang sangat rendah.
/bird's eye view
Lihat adegan dari tempat tinggi dengan kemiringan yang masih memperlihatkan sisi objek.
/drone view
Gunakan titik pandang udara; sebutkan ketinggian dan apakah kamera menatap tegak ke bawah.
/over the shoulder
Sisakan bahu seseorang di depan saat fokus berada pada orang atau objek yang dilihatnya.
/first person POV
Bangun sudut pandang dari mata pelaku; tangan boleh masuk jika relevan dengan tindakan.
/profile shot
Arahkan wajah atau benda ke samping agar garis siluetnya terbaca.
/three quarter view
Perlihatkan muka dan satu sisi objek dalam satu sudut pandang.
/dutch angle
Miringkan horizon dengan sengaja; tentukan derajat ringan agar adegan tidak membingungkan.

11–20 · Jarak dan ukuran subjek

Tentukan seberapa banyak tubuh atau lingkungan yang perlu terlihat. Sebutkan bagian penting yang harus tetap berada di dalam bingkai.

/portrait
Jadikan orang sebagai fokus dan jelaskan apakah bingkai mencakup kepala, dada, atau tubuh.
/wide establishing shot
Perlihatkan tempat kejadian beserta subjek agar konteks lokasi langsung terbaca.
/extreme wide
Biarkan lingkungan mendominasi dan subjek tampak kecil untuk menekankan jarak atau skala.
/close up
Dekatkan bingkai ke wajah atau objek utama sambil menyisakan petunjuk konteks.
/extreme close up
Pilih satu detail kecil sebagai isi utama bingkai, misalnya mata atau jahitan kain.
/full body shot
Minta kepala hingga alas kaki terlihat utuh, dengan sedikit ruang di atas dan bawah.
/medium shot
Bingkai tubuh sekitar pinggang ke atas untuk membaca ekspresi sekaligus gestur.
/flat lay
Susun benda pada bidang datar dan arahkan kamera tegak lurus dari atas.
/centred symmetry
Letakkan fokus pada sumbu tengah dan bangun keseimbangan bentuk di kiri-kanan.
/rule of thirds
Dekatkan subjek ke salah satu garis sepertiga lalu seimbangkan ruang sisanya.

21–30 · Lensa dan fokus

Gunakan arahan lensa dan fokus untuk mengatur perspektif serta pemisahan subjek dari latar. Detail penting tetap perlu terbaca.

/85mm portrait lens
Minta karakter perspektif lensa potret dengan latar yang terasa lebih rapat.
/24mm wide lens
Masukkan lebih banyak lingkungan; jaga wajah penting menjauh dari tepi ekstrem.
/fish eye
Gunakan distorsi melengkung yang jelas; cocok untuk perspektif dekat yang ekspresif.
/telephoto compression
Buat lapisan jauh tampak lebih dekat di belakang subjek tanpa menghilangkan pemisahan bentuk.
/anamorphic lens
Arahkan karakter lensa sinema, misalnya flare mendatar; rasio gambar tetap perlu ditentukan.
/macro lens
Dekati tekstur kecil seperti benang, serbuk, atau embun dengan kedalaman fokus terbatas.
/tilt shift
Buat rentang fokus selektif yang memberi kesan miniatur pada adegan.
/shallow depth of field
Pisahkan subjek tajam dari latar lembut; sebutkan bagian yang wajib fokus.
/deep focus
Pertahankan keterbacaan benda dekat dan jauh ketika hubungan ruang penting.
/creamy bokeh
Lembutkan area di luar fokus menjadi bidang cahaya halus yang tidak mengganggu subjek.

31–40 · Cahaya utama

Tentukan arah, kelembutan, dan kekuatan cahaya utama. Pilih arahan yang mendukung suasana dan bentuk subjek.

/nighttime flash
Gunakan flash dekat kamera pada malam hari dengan perbedaan kuat antara subjek dan suasana sekitar.
/direct flash
Arahkan cahaya frontal yang tegas, dengan bayangan dan pantulan yang tetap terbaca.
/golden hour
Tempatkan matahari rendah untuk cahaya hangat dan bayangan yang memanjang.
/blue hour
Bangun suasana biru setelah matahari turun; sisakan sedikit cahaya langit.
/window light
Tentukan jendela di satu sisi sebagai sumber cahaya yang membentuk wajah atau benda.
/backlit
Letakkan sumber cahaya di belakang subjek, lalu tentukan apakah wajah masih perlu terang.
/rim lighting
Beri garis cahaya tipis pada tepi subjek untuk memisahkannya dari latar.
/softbox lighting
Minta transisi bayangan lembut untuk potret atau produk dengan permukaan yang jelas.
/hard noon sun
Pakai matahari tinggi dengan bayangan padat dan pendek, lalu jaga detail bagian terang.
/overcast light
Gunakan langit berawan sebagai pencahayaan menyebar untuk warna dan tekstur yang tenang.

41–50 · Pola dan sumber cahaya

Sebutkan sumber cahaya yang terlihat atau pola cahaya yang diinginkan. Pastikan arah bayangan selaras dengan sumbernya.

/split lighting
Bagi bagian terang dan gelap pada wajah dengan arah cahaya dari samping.
/rembrandt lighting
Arahkan cahaya miring hingga muncul bidang terang kecil pada pipi sisi bayangan.
/candlelight
Jadikan api lilin sebagai sumber hangat yang lemah dan dekat dengan subjek.
/neon lighting
Tentukan warna lampu neon dan permukaan yang menerima pantulannya.
/silhouette
Utamakan bentuk gelap subjek di depan latar terang; jangan sekaligus meminta detail wajah penuh.
/high key
Dominasi bidang terang dengan kontras lembut, sambil mempertahankan batas objek.
/low key
Biarkan banyak area gelap dengan cahaya terarah pada bagian yang perlu dibaca.
/god rays
Perlihatkan jalur cahaya melalui udara berpartikel; tentukan celah masuknya.
/practical lights in frame
Tampilkan lampu nyata di adegan dan hubungkan cahayanya dengan subjek.
/firelight
Gunakan nyala api sebagai sumber jingga yang tidak merata pada wajah dan lingkungan.

51–60 · Warna dan kontras

Tentukan palet dan tingkat kontras tanpa menghilangkan warna penting pada kulit, pakaian, atau objek.

/warm tones
Condongkan warna ke kuning, amber, atau jingga pada area yang dipilih.
/cool tones
Condongkan warna ke biru atau cyan tanpa menghilangkan warna penting subjek.
/muted pastel palette
Gunakan warna terang dengan saturasi terkendali dan perbedaan yang lembut.
/teal and orange grade
Pisahkan area dingin kehijauan dan area hangat jingga dengan tetap menjaga warna kulit.
/monochrome red
Bangun gambar dari variasi terang-gelap merah, dengan siluet yang tetap jelas.
/high contrast
Perbesar perbedaan terang-gelap tanpa membuang seluruh detail bayangan.
/desaturated
Kurangi intensitas warna sambil mempertahankan pembeda penting antarbenda.
/black and white
Terjemahkan gambar menjadi hubungan luminans; periksa pemisahan kulit, kain, dan latar.
/sepia
Gunakan tint cokelat pada gambar dengan gradasi yang masih terbaca.
/earth tones
Batasi palet ke tanah, pasir, kayu, dan hijau redup untuk warna yang saling menyatu.

61–70 · Karakter media

Pilih karakter media sesuai tujuan gambar. Tambahkan ciri tekstur yang spesifik agar hasil tidak hanya bergantung pada nama gaya.

/35mm film grain
Tambahkan butiran organik halus yang mengikuti nada gambar, bukan bercak acak besar.
/polaroid
Minta karakter foto instan dengan warna dan kontras lembut; bingkai putih bersifat opsional.
/disposable camera
Bangun kesan kamera sekali pakai melalui flash, grain, dan framing yang lebih lepas.
/digi cam
Gunakan karakter kamera digital saku dengan detail tajam sederhana dan flash langsung.
/VHS
Arahkan tekstur rekaman analog dengan noise serta pergeseran warna secukupnya.
/super 8
Gunakan karakter film rumahan kecil dengan grain dan warna hangat yang bervariasi.
/film halation
Beri pendar tipis di sekitar highlight, terutama pada sumber cahaya terang.
/light leak
Masukkan kebocoran cahaya pada tepi tertentu sambil menjaga subjek utama.
/soft focus
Lembutkan detail secara menyeluruh dengan batas bentuk yang masih bisa dibaca.
/contact sheet
Susun beberapa hasil dalam lembar terpisah untuk membandingkan pose atau framing.

71–80 · Udara dan cuaca

Gunakan cuaca dan partikel untuk membangun kedalaman. Jelaskan intensitasnya agar subjek tidak tertutup.

/heavy fog
Pisahkan jarak dengan kabut tebal; benda jauh kehilangan kontras lebih dahulu.
/rain on glass
Tempatkan tetesan pada kaca di depan subjek dengan distorsi yang masuk akal.
/wet streets at night
Gunakan permukaan basah untuk memantulkan cahaya jalan yang memang ada.
/dust motes in the air
Tambahkan partikel kecil hanya pada area udara yang menangkap cahaya.
/smoke haze
Lembutkan jarak dengan asap tipis dan jaga fokus subjek agar tidak tertutup.
/falling snow
Bedakan ukuran butir salju dekat dan jauh untuk memberi kedalaman.
/golden dust in sunlight
Tampilkan partikel hangat pada berkas matahari, bukan di seluruh bidang secara merata.
/windblown hair
Arahkan gerak rambut sesuai satu arah angin yang konsisten dengan pakaian.
/hazy sunset
Gabungkan matahari rendah dan udara berkabut tipis untuk gradasi jarak hangat.
/misty morning
Minta embun kabut tipis dengan cahaya pagi yang mulai menembus lingkungan.

81–90 · Susunan ruang

Atur hubungan ruang, bidang depan, dan latar. Sisakan ruang untuk bagian yang memang perlu ditonjolkan.

/negative space
Sisakan area tenang di sekitar fokus untuk napas visual atau ruang teks.
/leading lines
Gunakan garis jalan, pagar, atau bangunan untuk mengarahkan perhatian ke fokus.
/framed through a doorway
Pakai bukaan pintu di depan kamera sebagai bingkai untuk adegan di belakangnya.
/reflection shot
Tentukan cermin atau permukaan reflektif beserta sudut pantulnya.
/foreground obstruction
Sisakan objek lembut di tepi depan tanpa menutupi bagian utama subjek.
/tight crop
Potong konteks di sekitar fokus secara sengaja, dengan batas yang tidak merusak anatomi.
/layered depth
Bangun foreground, subjek, dan latar sebagai lapisan yang berbeda.
/diagonal composition
Gunakan arah diagonal untuk menghubungkan bagian penting gambar.
/frame within a frame
Bingkai fokus dengan objek sekitar, misalnya jendela atau percabangan pohon.
/repeating patterns
Atur pengulangan bentuk, lalu sisipkan fokus yang mudah dibedakan dari ritmenya.

91–100 · Gerak dan pendekatan foto

Tentukan bagian yang bergerak dan bagian yang tetap tajam. Untuk pendekatan foto, jelaskan momen atau cerita yang ingin ditangkap.

/motion blur
Tentukan objek atau area yang bergerak agar blur tidak merusak seluruh informasi.
/panning blur
Pertahankan subjek relatif tajam dan arahkan garis latar mengikuti gerakan kamera.
/long exposure
Biarkan gerak menumpuk sebagai jejak sementara benda diam tetap memiliki struktur.
/shutter drag
Gabungkan flash yang membekukan sebagian subjek dengan jejak cahaya dari eksposur lebih lama.
/freeze frame
Tangkap fase gerak tertentu dengan detail yang tajam, misalnya kaki tepat melayang.
/mid action
Pilih tindakan yang sedang berlangsung agar gestur memiliki tujuan yang jelas.
/splash moment
Tangkap bentuk cairan saat pecah sambil menjaga arah sumber percikan.
/editorial fashion
Arahkan pose, pakaian, dan lokasi sebagai satu cerita busana yang disengaja.
/street photography
Bangun momen keseharian dengan lingkungan yang berperan dalam cerita.
/cinematic film still
Susun cahaya, blocking, dan lingkungan seperti potongan adegan yang memiliki kelanjutan.

Cek hasil sebelum menyimpan

Periksa gambar pada ukuran penuh, lalu lihat kembali pada ukuran layar tempat gambar akan digunakan. Catat masalah yang terlihat secara spesifik sebelum meminta perbaikan.

Simpan foto awal dan prompt yang berhasil agar percobaan berikutnya mudah dibandingkan. Untuk rasio lain, minta komposisi baru yang menjaga bagian penting tetap terlihat.

  • Wajah dan identitas visual sesuai referensi.
  • Tangan, anggota tubuh, dan jumlah figur masuk akal.
  • Pakaian, tali tas, dan tepi objek tidak saling menyatu.
  • Arah cahaya, bayangan, dan pantulan selaras.
  • Komposisi sesuai rasio yang diminta; detail penting tidak terpotong.

Baca juga

Coupe merah dengan livery anime dan velg hitam di bawah jalan layang, di depan mural perempuan berambut merah muda dan aspal basah. Komposisi horizontal.
Struktur prompt

Menulis prompt gambar AI: dari subjek sampai komposisi

Bedah Crimson Underpass untuk menyusun prompt yang jelas: mobil, lingkungan, gaya visual, cahaya, dan hubungan antarelemen.

3 menit baca
Pemuda berkacamata dengan jaket hijau dan sepatu merah duduk bersama kucing hitam di atap kota berlatar langit senja jingga. Komposisi horizontal.
Komposisi

Satu konsep, dua rasio: wallpaper desktop dan ponsel

Amber Rooftop memperlihatkan mengapa versi 16:9 dan 9:16 membutuhkan susunan ruang yang berbeda, meskipun cerita dan gayanya sama.

3 menit baca
Anak kucing hitam dan putih mengintip di atas ambang batu dan kayu, dengan dedaunan hijau serta cahaya sore di belakangnya. Komposisi horizontal.
Kurasi gambar

Memeriksa gambar AI sebelum dijadikan wallpaper

Gunakan Sunlit Curiosity sebagai contoh untuk menilai bentuk subjek, arah cahaya, detail lingkungan, dan keterbacaan pada layar.

3 menit baca
doobieduboo

Galeri karya visual dalam dua perspektif.

TentangPenggunaan gambarPrivasiKontak & laporan
© 2026 doobieduboo
Instagram (buka di tab baru)TikTok (buka di tab baru)Facebook (buka di tab baru)
JelajahiKoleksiBlogTokoSetelan